Apa Itu Virus Nipah: Definisi, Gejala, Cara Mencegahnya

Apa Itu Virus Nipah, gejala virus Nipah, penyebab virus Nipah, cara mencegah virus Nipah
Home Edukasi Apa Itu Virus Nipah: Definisi, Gejala, Cara Mencegahnya
Table of Contents

Ringkasan Artikel: Apa Itu Virus Nipah?

Virus Nipah adalah penyakit zoonosis dengan tingkat fatalitas tinggi yang dapat menular dari hewan ke manusia dan berpotensi menyebabkan wabah serius.

  • Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis dengan fatalitas tinggi.
  • Gejala virus Nipah meliputi demam, batuk, dan peradangan otak.
  • Penyebab virus Nipah terkait kelelawar dan hewan lain seperti babi dan kuda.
  • Cara mencegah virus Nipah berfokus pada kebersihan dan menghindari kontak dengan hewan sakit.

 

Apa Itu Virus Nipah?

Virus Nipah adalah virus yang termasuk dalam keluarga Paramyxoviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan.

Sebagai virus zoonosis, Nipah menyebar dari hewan ke manusia dan, dalam beberapa kondisi, dari manusia ke manusia melalui kontak dekat dengan cairan tubuh.

Zoonosis adalah penyakit infeksi yang menular dari hewan ke manusia dan disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, atau agen lainnya.

Nipah virus memiliki genetik berupa RNA, membuatnya mudah bermutasi dan berpotensi menyebabkan penyakit serius.

Data terbaru di awal 2026, 2 kasus telah dikonfirmasi di Benggala Barat, India yang mengenai tenaga kesehatan, kini sekitar 196 orang yang melakukan kontak.

Virus Nipah diklasifikasikan sebagai patogen dengan tingkat fatalitas tinggi, dengan angka kematian yang dilaporkan berkisar antara 40% – 75% pada beberapa wabah.

 

Sejarah dan Asal Virus Nipah

Kasus pertama virus Nipah terjadi pada tahun 1998–1999 di Malaysia di sebuah desa bernama Kampung Sungai Nipah, yang kemudian menjadi asal nama virus ini.

Nipah virus menyebar dari kelelawar kepada babi, dan kemudian dari babi kepada manusia, menyebabkan ribuan hewan dibunuh untuk mencegah penyebaran.

Setelah wabah awal tersebut, Nipah virus juga muncul di Singapura melalui impor babi dari Malaysia.

 

Penyebab Virus Nipah

Hewan Reservoir

Virus Nipah terutama berada pada kelelawar buah (Pteropus), kelelawar ini membawa virus tanpa menunjukkan tanda sakit dan dapat mengeluarkan virus melalui air liur, urin, dan kotorannya.

Kontak manusia dengan kelelawar atau produk makanan yang terkontaminasi seperti buah yang terjatuh atau jus dari tanaman yang terpapar kotoran bat dapat menyebabkan infeksi.

hewan lain seperti babi dan kuda juga dapat terinfeksi dan menjadi perantara penularan kepada manusia saat kontak dekat terjadi, terutama dalam lingkungan pertanian.

Faktor Lingkungan & Manusia

Interaksi manusia dengan lingkungan alam seperti hutan, kebun, atau ladang yang menjadi habitat kelelawar meningkatkan risiko paparan virus.

Aktivitas seperti mengumpulkan nira pohon palem juga dapat berperan karena kelelawar sering menjilat nira yang kemudian diminum manusia tanpa dimasak.

Selain itu, praktik peternakan tanpa pengendalian infeksi yang baik dapat membuat hewan ternak yang rentan seperti babi menjadi sumber penularan bagi pekerja.

 

Bagaimana Cara Penularan Virus Nipah?

Dari Hewan ke Manusia

Penularan awal virus Nipah pada manusia umumnya berasal dari kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Produk hewan seperti konsumsi buah atau minuman yang terkontaminasi virus melalui kelelawar.

Hewan seperti babi juga dapat menjadi perantara, terutama dalam lingkungan peternakan.

Dari Manusia ke Manusia

Setelah seseorang terinfeksi, virus Nipah dapat menyebar kepada orang lain melalui kontak dekat dengan cairan tubuh penderita seperti darah, air liur, atau urin.

Hal ini terjadi terutama di lingkungan rumah atau fasilitas perawatan kesehatan tanpa pengendalian infeksi yang memadai.

 

Gejala Infeksi Virus Nipah

Gejala virus Nipah dapat bervariasi dari ringan hingga berat tergantung pada respons tubuh dan keparahan infeksi.

Masa inkubasi berkisar antara 4 hingga 14 hari, namun bisa mencapai hingga 45 hari.

Gejala umum meliputi:

  • Demam tinggi yang tiba-tiba disertai rasa tidak enak badan
  • Sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan
  • Batuk dan kesulitan bernapas
  • Kebingungan, gangguan kesadaran atau gejala neurologis seperti ensefalitis
  • Mual, muntah, dan diare dalam beberapa kasus
  • Beberapa individu tanpa gejala, terutama pada tahap awal

 

Apakah Virus Nipah Bisa Disembuhkan?

Saat ini belum ada obat khusus yang disetujui atau vaksin yang tersedia secara luas untuk menyembuhkan infeksi virus Nipah.

Penanganan medis terutama berfokus pada perawatan suportif untuk membantu tubuh melawan infeksi dan mengatasi komplikasi.

 

Cara Mencegah Penularan Virus Nipah

Pencegahan infeksi Nipah penting untuk meminimalkan risiko penularan, terutama jika berada di wilayah dengan riwayat kasus.

Berikut beberapa langkah pencegahan:

  • Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih
  • Menghindari kontak dengan kelelawar, babi atau hewan sakit lainnya
  • Tidak mengkonsumsi jus nira atau buah mentah yang mungkin terkontaminasi kelelawar
  • Menggunakan alat pelindung saat merawat pasien yang sakit atau bekerja dengan hewan
  • Menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi yang baik

 

Perbedaan Virus Nipah dengan Virus Lain

Virus Nipah memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi dibanding banyak virus lain seperti COVID-19.

Tetapi penularannya tidak seluas COVID-19 karena tidak menyebar melalui udara dalam jarak jauh dan membutuhkan kontak erat.

Sedangkan virus Ebola memiliki beberapa kesamaan dengan Nipah dalam hal fatalitas, keduanya juga memerlukan kontak langsung dengan cairan tubuh.

Tetapi Ebola telah menunjukkan kemampuan penularan yang lebih luas dalam beberapa situasi outbreak sementara Nipah biasanya terbatas pada klaster kecil.

 

FAQ Tentang “Apa Itu Virus Nipah?”

Apa itu virus Nipah?

Virus Nipah adalah virus zoonosis yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia dan hewan.

Bagaimana gejala virus Nipah muncul?

Gejala meliputi demam, batuk, gangguan pernapasan, dan gejala neurologis.

Apa penyebab virus Nipah?

Penyebabnya adalah paparan virus dari hewan seperti kelelawar atau hewan ternak yang terinfeksi.

Apakah ada vaksin Nipah?

Saat ini belum tersedia vaksin yang disetujui secara luas.

Bagaimana cara mencegah virus Nipah?

Pencegahan termasuk menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan hewan atau makanan yang terkontaminasi.

 

Baca Juga:

Seputar Super Flu (Influenza H3N2): Gejala dan Penyebab

6 Cara Mencegah Influenza agar Tidak Mudah Tertular

Picture of Artikel Telah Ditinjau oleh Profesional
Artikel Telah Ditinjau oleh Profesional

dr. Reyner Ricardo · General Practioner · Universitas Tarumanagara

Demam Tak Kunjung Reda?

Tes darah lengkap, diagnosis cepat, dan konsultasi dokter untuk penanganan yang tepat. Hanya di Klinik HealthMed!