Apa Itu Ozempic? Pengertian, Manfaat, Efek Samping

apa itu ozempic, ozempic adalah
Home Edukasi Apa Itu Ozempic? Pengertian, Manfaat, Efek Samping
Table of Contents
  • Ozempic adalah obat dengan kandungan semaglutide, agonis GLP-1 yang membantu mengatur kadar gula darah.
  • Berfungsi dengan meningkatkan sekresi insulin dan menurunkan produksi glukosa di hati.
  • Memperlambat pengosongan lambung sehingga membantu mengontrol kadar gula setelah makan.
  • Memberikan manfaat tambahan seperti kontrol gula darah yang lebih stabil dan perbaikan metabolik.
  • Terbukti bermanfaat dalam membantu penurunan berat badan serta menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

 

Apa Itu Ozempic?

Ozempic adalah merek dagang dari obat yang mengandung semaglutide, yaitu agonis reseptor GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1).

Obat ini tersedia dalam bentuk injeksi dengan dosis 0,5 mg, 1 mg, dan 2 mg.

Ozempic membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2, menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal.

Penggunaan obat ini dihindari jika memiliki riwayat MTC, MEN 2, alergi semaglutide, dan perlu konsultasi dokter bila, sedang hamil atau menyusui.

Agonis reseptor GLP-1 adalah obat yang meniru hormon alami tubuh untuk mengatur gula darah, menekan nafsu makan, dan memperlambat pencernaan.

Dilansir Drugs.com, injeksi Ozempic 1 mg dapat membantu menurunkan gula darah hingga 22% saat puasa, 36% dua jam setelah makan, menjaga penurunan sekitar 22% sepanjang hari.

 

Ozempic tersedia di Indonesia dan telah terdaftar serta disetujui oleh BPOM.

Namun penggunaannya merupakan obat resep yang harus diberikan di bawah pengawasan dokter.

Harganya berkisar antara Rp2,7 jutaRp3,8 juta per pen, tergantung dosis dan tempat pembelian.

 

Cara Kerja Ozempic Dalam Tubuh

Ozempic bekerja melalui beberapa mekanisme simultan yang saling mendukung:

Semaglutide merangsang sel pankreas untuk meningkatkan sekresi insulin ketika kadar gula darah naik, sehingga membantu menurunkan glukosa dalam darah.

Selain itu, obat ini menghambat pelepasan glukosa oleh hati ketika tidak diperlukan.

Obat ini juga memperlambat pengosongan lambung, yang membuat makanan tetap lebih lama di lambung dan memberikan sinyal kenyang ke otak lebih lama.

Dengan demikian, asupan kalori dapat berkurang secara alami.

Salah satu penelitian dari PubMed menunjukkan bahwa semaglutide mempunyai efek positif terhadap parameter kardiovaskular, seperti tekanan darah dan lingkar pinggang.

 

Manfaat Penggunaan Ozempic

Berikut ini manfaat utama penggunaan Ozempic:

  • Membantu menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2
  • Mendukung penurunan berat badan dengan mengurangi nafsu makan
  • Memperbaiki profil kardiometabolik seperti tekanan darah dan lemak tubuh
  • Potensi menurunkan risiko komplikasi ginjal dan kardiovaskular

 

Aturan Penggunaan dan Dosis Ozempic

Ozempic digunakan melalui suntikan subkutan sekali setiap minggu, dengan area penyuntikan dapat meliputi perut, paha, atau lengan atas.

Dosis awal biasanya 0,25 mg per minggu selama 4 minggu, kemudian dapat ditingkatkan menjadi 0,5 mg, dan bila diperlukan hingga 1 mg atau 2 mg per minggu.

Peningkatan dosis dilakukan secara bertahap di bawah pengawasan dokter untuk mengurangi risiko efek samping.

 

Efek Samping Penggunaan Ozempic

Penggunaan Ozempic dapat menyebabkan beberapa efek samping, terutama pada tahap awal terapi.

Efek samping umum meliputi mual, muntah, diare, sembelit, kembung, dan rasa tidak nyaman di perut.

Efek samping serius yang jarang terjadi meliputi pankreatitis, gangguan ginjal, masalah pencernaan, atau perubahan penglihatan.

Sebagian pasien dapat mengalami penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan yang signifikan.

Studi menunjukkan bahwa penggunaan semaglutide selama 12 minggu dapat menurunkan nafsu makan dan berat badan sekitar 5 kg.

 

Interaksi Ozempic dengan Obat Lain

Penggunaan Ozempic bersama obat diabetes lain seperti insulin, glimepiride, atau glibenklamid dapat meningkatkan risiko hipoglikemia.

Dapat ditandai dengan gejala seperti pusing, keringat dingin, gemetar, hingga kehilangan kesadaran jika tidak ditangani.

Karena Ozempic memperlambat pengosongan lambung, obat ini juga dapat memengaruhi penyerapan obat oral lain seperti antibiotik.

 

FAQ Populer Tentang Ozempic

Apakah Ozempic aman untuk orang tanpa diabetes?

Tidak selalu — Ozempic umumnya digunakan untuk diabetes tipe 2; untuk penggunaan sebagai obat penurun berat badan di luar indikasi, harus melalui pengawasan dokter.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar Ozempic bekerja menurunkan gula darah?

Efek penurunan kadar gula bisa mulai terlihat dalam beberapa minggu setelah penggunaan rutin.

Apakah berat badan akan kembali naik setelah menghentikan Ozempic?

Ya, ada kemungkinan berat badan kembali naik jika gaya hidup sehat tidak dipertahankan setelah menghentikan terapi.

Bisakah Ozempic dikombinasikan dengan insulin atau obat diabetes lain?

Bisa, tetapi kombinasi tersebut harus diawasi oleh dokter untuk menghindari risiko hipoglikemia.

Apakah Ozempic aman digunakan selama kehamilan atau menyusui?

Keamanan pada kehamilan atau menyusui belum teruji secara memadai, sehingga biasanya disarankan untuk berhenti jika merencanakan kehamilan atau sedang menyusui.

 

Baca Juga:

Apa Itu Operasi Bariatrik dan Kenapa Viral di Kalangan Artis?

Penyebab Berat Badan Turun Drastis dan Pemeriksaannya

 

Picture of Artikel Telah Ditinjau oleh Profesional
Artikel Telah Ditinjau oleh Profesional

dr. Reyner Ricardo · General Practioner · Universitas Tarumanagara

Demam Tak Kunjung Reda?

Tes darah lengkap, diagnosis cepat, dan konsultasi dokter untuk penanganan yang tepat. Hanya di Klinik HealthMed!