Seputar Super Flu (Influenza H3N2): Gejala dan Penyebab

apa itu super flu, perbedaan super flu dan flu biasa, super flu H3N2
Home Edukasi Seputar Super Flu (Influenza H3N2): Gejala dan Penyebab
Table of Contents

Ringkasan Artikel: Apa Itu Super Flu?

Super flu adalah gelombang peningkatan kasus influenza yang terjadi secara cepat, yang dikaitkan dengan
mutasi virus H3N2 sehingga menimbulkan gejala yang lebih intens dibanding flu biasa.

  • Penyebaran telah terjadi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Tenggara.
  • Gejala yang muncul serupa flu musiman, namun dapat terasa lebih berat dan berlangsung lebih lama.
  • Penularan terjadi melalui droplet saat batuk atau bersin.
  • Virus juga dapat menyebar lewat kontak dengan permukaan atau benda yang terkontaminasi.

 

Apa Itu Super Flu?

Super flu merujuk pada gelombang peningkatan aktivitas influenza yang cepat dan meluas, terutama disebabkan oleh virus Influenza A (H3N2).

Virus H3N2 sudah lama dikenal sebagai salah satu subtipe penyebab flu musiman, tetapi tahun ini beberapa mutasi, dikenal sebagai subclade K.

Istilah “super” tidak berarti virus ini adalah jenis baru yang sepenuhnya berbeda, melainkan variasi evolusi.

Penyebutan ini mencerminkan cara virus menjangkiti lebih banyak orang dalam waktu singkat dibanding musim flu biasa.

 

Dimana Super Flu Terjadi?

Fenomena super flu H3N2 telah dilaporkan di banyak negara di seluruh dunia, mencerminkan penyebaran virus influenza yang sangat luas.

Di New York City, tercatat 9.857 kunjungan IGD akibat flu pada pekan yang berakhir 20 Desember, tertinggi dalam satu dekade.

Pada minggu yang sama, ada 32.239 kasus flu terkonfirmasi dan lebih dari setengah penderitanya adalah anak-anak.

Per November 2025, kasus di Wilayah Eropa meningkat tajam setelah persentase tes positif naik >10%, sekitar 4 minggu lebih cepat dan didominasi virus A(H3N2).

Kasus flu di Asia melonjak, Thailand mencatat lebih dari 30.000 kasus baru dalam 1 minggu dan Jepang menetapkan status epidemi nasional pada 3 Oktober setelah mengonfirmasi lebih dari 6.000 pasien.

 

Penyebab Super Flu (H3N2)

Penyebab utama super flu adalah virus Influenza A subtipe H3N2 yang mengalami mutasi ringan pada struktur genetiknya.

Mutasi ini dikenal sebagai antigenic drift, yaitu perubahan kecil yang terjadi pada virus flu seiring berjalannya waktu.

Mutasi ini membuat virus cukup berbeda sehingga kekebalan dari flu sebelumnya atau vaksin menjadi kurang efektif mengenalinya.

Ini membuat varian H3N2 lebih mudah menular di masyarakat dan kadang lebih sering menyebabkan kasus yang memerlukan perawatan. 

 

Gejala Super Flu

Gejala dari super flu H3N2 umumnya serupa dengan flu musiman pada umumnya, tetapi sering terasa lebih intens:

  • Demam tinggi mendadak
  • Batuk kering
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot dan tubuh
  • Sakit kepala
  • Lemas parah
  • Bersin dan hidung tersumbat
  • Sesak napas atau nyeri dada pada kasus yang lebih berat

 

Perbedaan Super Flu dan Flu Biasa

Super flu sering disebut berbeda dari flu biasa karena tingkat penyebaran yang lebih cepat dan intensitas gejala.

Varian H3N2 menunjukkan dominasi yang lebih tinggi dibanding subtipe lain seperti H1N1, yang pada musim tertentu dapat membuat musim flu terlihat lebih berat.

 

Apakah Super Flu Berbahaya?

Super flu dapat menjadi berbahaya terutama bagi kelompok yang rentan seperti lansia, anak kecil, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis.

Virus influenza termasuk H3N2 dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia atau infeksi sekunder lainnya.

 

Cara Penularan Super Flu

Penularan virus super flu H3N2 mirip dengan flu musiman pada umumnya:

  • Droplet dari batuk atau bersin
  • Sentuhan langsung dengan permukaan terkontaminasi
  • Kontak dekat dengan orang yang terinfeksi

 

Cara Mencegah Super Flu

Pencegahan super flu sama dengan flu musiman: vaksin influenza tahunan, mencuci tangan secara rutin, memakai masker di tempat ramai, dan menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.

 

FAQ Tentang “Apa Itu Super Flu?”

Apakah super flu sama dengan pandemi?

Virus ini tidak diklasifikasikan sebagai pandemi, tetapi sebagai bagian dari musim flu yang intens.

Apakah vaksin flu masih efektif?

Vaksin masih membantu mencegah penyakit berat meski ada mutasi.

Siapa yang paling berisiko?

Orang tua, anak kecil, dan penderita penyakit kronis lebih berisiko komplikasi.

Berapa lama gejala berlangsung?

Umumnya satu sampai dua minggu tergantung kondisi imun.

Apakah obat antivirus diperlukan?

Pada kasus berat atau risiko tinggi, dokter dapat meresepkan antivirus.

 

Baca Juga:

6 Cara Mencegah Influenza agar Tidak Mudah Tertular

Cara Meredakan Amandel Bengkak Dengan Mudah Di Rumah

Picture of Artikel Telah Ditinjau oleh Profesional
Artikel Telah Ditinjau oleh Profesional

dr. Reyner Ricardo · General Practioner · Universitas Tarumanagara

Demam Tak Kunjung Reda?

Tes darah lengkap, diagnosis cepat, dan konsultasi dokter untuk penanganan yang tepat. Hanya di Klinik HealthMed!