- Dolly Parton meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 di usia 80 tahun setelah berjuang melawan kanker
- Jenis kanker yang diderita Parton belum diungkapkan secara resmi
- Parton sempat mengungkapkan masalah kesehatan dan proses pemulihan sebelum meninggal
- Warisan Parton mencakup musik, film, filantropi, dan literasi anak
Dolly Parton Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

Dolly Parton, penyanyi, penulis lagu dan aktris asal Amerika Serikat meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, di usia 80 tahun.
Kabar kematian Parton diumumkan keluarganya melalui sebuah video yang disampaikan ke publik oleh keponakannya, Bryan Seaver.
Pihak perwakilan resminya kemudian mengonfirmasi bahwa ikon musik country tersebut berpulang setelah mengalami perjuangan singkat melawan penyakit kanker.
Namun, jenis kanker yang dideritanya tidak diungkapkan kepada publik demi menjaga privasi sang legenda dan keluarga.
Sesuai dengan keinginan Parton, prosesi pemakaman digelar secara tertutup dan privat, khusus dihadiri oleh lingkaran terdekat.
Parton dilaporkan menjalani perawatan intensif di Vanderbilt University Medical Center, Nashville, sejak 20 Agustus 2026, lima hari sebelum meninggal dunia.
Dilansir dari The People, ia juga disebut mengalami gangguan ginjal dan masalah pada sistem autoimun, dengan riwayat batu ginjal yang pernah memicu infeksi serius pada akhir 2025.
Detail Kanker Dolly Parton Dirahasiakan Pihak Keluarga
Jenis kanker, stadium, dan detail pengobatannya tidak diungkapkan demi menjaga privasi keluarga dan mendiang Parton.
Maret 2025: Suami Parton, Carl Dean, meninggal dunia. Ia mengaku sempat mengabaikan kesehatannya saat merawat sang suami
Akhir 2025: Parton mengalami komplikasi ginjal akibat batu ginjal dan infeksi berat
Awal–Mei 2026: Kondisinya menurun akibat masalah pencernaan, autoimun dan daya tahan tubuh yang melemah hingga membatalkan konser di Las Vegas
Awal Agustus 2026: Parton absen dari acara Dollywood karena dehidrasi dan pusing
21 Agustus 2026: Parton menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Nashville dan sempat membagikan pembaruan untuk penggemar
25 Agustus 2026: Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun
Apa Itu Kanker?

Kanker adalah kelompok penyakit yang terjadi ketika sel-sel tubuh mengalami pertumbuhan dan pembelahan secara tidak terkendali.
Sel-sel abnormal ini dapat merusak jaringan sehat di sekitarnya, membentuk tumor padat, atau menyebar melalui aliran darah dan sistem limfatik ke organ tubuh lain (metastasis).
Di Amerika Serikat, kasus baru diagnosis kanker diproyeksikan mencapai sekitar 2,11 juta orang dalam setahun, dengan angka kematian yang diperkirakan menyentuh lebih dari 626 ribu jiwa.
Menurut American Cancer Society (ACS), angka kelangsungan hidup relatif lima tahun untuk semua jenis kanker di Amerika Serikat mencapai 70% pada pasien yang didiagnosis sepanjang 2015–2021.
Peningkatan juga terlihat pada sejumlah kanker yang lebih mematikan, seperti myeloma dari 32% menjadi 62%, kanker hati dari 7% menjadi 22% dan kanker paru dari 15% menjadi 28%.
ACS menyebut kemajuan ini tidak lepas dari perkembangan riset dan pengobatan kanker yang membuat pasien memiliki peluang hidup lebih panjang.
Apakah Kanker Lebih Sering Menyerang Usia Lanjut?
Secara medis, risikonya memang meningkat signifikan seiring bertambahnya usia, di mana mayoritas diagnosis kanker terjadi pada kelompok lansia (usia 65 tahun ke atas).
Hal ini disebabkan oleh akumulasi kerusakan DNA sel akibat paparan radikal bebas atau zat karsinogenik dari waktu ke waktu, serta penurunan alami fungsi sistem imun (immunosenescence) dalam mendeteksi dan memusnahkan sel-sel abnormal.
Kendati demikian, kanker dapat menyerang siapa saja tanpa memandang rentang umur.
Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, data epidemiologi menunjukkan tren kenaikan insiden kanker pada usia produktif dan dewasa muda (di bawah 50 tahun).
Ini semua dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik, gaya hidup, pola makan, serta paparan lingkungan.
Apakah Semua Kanker Memiliki Gejala yang Sama?
Tidak. Gejala kanker dapat berbeda tergantung pada jenis dan lokasi kanker.
Beberapa tanda yang dapat berkaitan dengan kanker meliputi perubahan pada tubuh yang menetap atau tidak memiliki penyebab jelas, seperti:
- Penurunan atau kenaikan berat badan tanpa sebab jelas
- Kelelahan persisten
- Benjolan atau pembengkakan yang menetap
- Perubahan pada kulit atau tahi lalat
- Perdarahan yang tidak biasa
- Perubahan fungsi tubuh yang menetap, seperti gangguan BAB, BAK, atau batuk berkepanjangan
Namun, gejala tersebut juga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan lain.
Karena itu, keberadaan satu gejala tertentu tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis kanker secara mandiri.
Mengapa Deteksi Dini Kanker Penting?
Deteksi dini memungkinkan kanker ditemukan pada stadium awal sebelum sel abnormal berkembang lebih jauh atau menyebar ke organ tubuh lain.
Deteksi kanker sejak dini meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan dan memperluas pilihan terapi.
Prosedur pemeriksaan atau skrining kanker tidak bersifat universal, melainkan sangat bervariasi tergantung pada jenis kanker, usia, jenis kelamin, serta riwayat kesehatan keluarga.
Beberapa metode deteksi dini yang umum meliputi:
- Mamografi & SADARI: Untuk mendeteksi benjolan atau perubahan jaringan pada payudara
- Pap Smear & Tes HPV: Untuk mendeteksi perubahan sel pra-kanker pada leher rahim (serviks)
- Kolonoskopi & Tes Darah Samar Feses: Untuk menemukan polip atau kanker pada usus besar (kolorektal)
- CT Scan Dosis Rendah (LDCT): Diperuntukkan bagi individu berkategori risiko tinggi (seperti perokok berat) guna mendeteksi kanker paru-paru
Warisan Dolly Parton di Dunia Musik dan Kemanusiaan

Dolly Parton meninggalkan warisan besar di dunia musik sebagai penyanyi dan penulis lagu country.
Lagu seperti Jolene, 9 to 5, dan I Will Always Love You menjadi karya ikonik yang dikenal luas, sementara kariernya menghasilkan lebih dari 100 juta rekaman terjual dan berbagai penghargaan, termasuk Grammy Awards.
Pengaruh Parton juga meluas ke film, televisi, dan industri hiburan. Sebagai penulis lagu, sejumlah karyanya kemudian dibawakan oleh musisi lain dan memperluas pengaruhnya di luar musik country.
Di bidang kemanusiaan, Parton dikenal melalui Dolly Parton’s Imagination Library, program yang menyediakan buku gratis untuk anak-anak sejak 1995.
Ia juga mendukung berbagai kegiatan sosial dan penelitian medis, termasuk donasi untuk riset vaksin COVID-19.
FAQ Seputar Kenapa Dolly Parton Meninggal Dunia
Dolly Parton meninggal karena apa?
Dolly Parton meninggal setelah mengalami perjuangan singkat melawan kanker. Jenis kanker yang dideritanya belum diungkapkan secara resmi oleh perwakilan atau keluarganya.
Dolly Parton meninggal pada usia berapa?
Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun pada 25 Agustus 2026.
Apakah jenis kanker Dolly Parton sudah diketahui?
Belum. Perwakilannya mengonfirmasi bahwa Parton mengalami perjuangan singkat melawan kanker, tetapi tidak mengungkapkan jenis kanker yang dideritanya.
Di mana Dolly Parton meninggal?
Dolly Parton meninggal di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat. Laporan menyebut ia meninggal di Vanderbilt-Ingram Cancer Center.
Apakah kondisi kesehatan Dolly Parton sudah bermasalah sebelum meninggal?
Ya. Beberapa hari sebelum meninggal, Parton sempat mengungkapkan bahwa dirinya sedang menghadapi sejumlah masalah kesehatan dan masih dalam proses pemulihan. Ia juga sempat menunda sejumlah agenda karena kondisi kesehatannya.
Baca Juga:
Ramai Berita Penyakit Vidi Aldiano, Apa Penyebab Kanker Ginjal?
Penyebab Berat Badan Turun Drastis dan Pemeriksaannya
Referensi:
American Cancer Society. ACS annual statistics report: Milestone 70 percent 5-year survival rate for all cancers combined; Largest gains for advanced and fatal cancers. American Cancer Society MediaRoom.






